Sunday, October 17, 2010

pakaian yang pas di hati

Menurut saya menemukan jodoh itu hampir sama dengan mencari baju atau pakaian dengan kondisi kita hanya diperbolehkan memilih satu pakaian dengan modal yang telah kita persiapkan dari rumah. Kenapa saya bilang menemukan? Karena jodoh kita sudah ditetapkan oleh Allah hanya mungkin belum bertemu dengan kita atau sudah bertemu tapi kita tidak menyadarinya.Terus kenapa seperti memilih baju?

Mungkin begini sedikit penjelasannya,,anggap kita sedang memilih pakaian di sebuah toko yang tentunya pakaian tersebut akan kita pakai. Ketika memasuki toko kita langsung melihat pada etalase yang memajang pakaian-pakaian terbaik dari toko itu. Mata kita langsung berdecak kagum dan ingin memilikinya. Tapi ini tentang rasa,,tentang selera. Bagi teman kita yang lain mungkin baju yang dipajang tersebut biasa saja, tidak menarik tidak mengena di hatinya.

Bagi dia yang tertarik dengan pakaian di etalase tadi mungkin segera melihat harganya dan setelah tahu harga itu mahal mungkin dia akan mengurungkan niatnya dan masuk lebih dalam ke toko tersebut mencari pakaian lainnya. Bagi yang lain mungkin rela menabung dahulu untuk membeli baju tersebut atau bahkan meminjam uang agar tidak kehabisan stok. Lain cerita kalau harganya pas, maka baju tersebut segera dibawa ke ruang ganti. Beruntung jika pakaian tersebut pas untuknya ,sekali mencoba ingin langsung memiliki pakaian tersebut selamanya. Lalu ada lagi yang ternyata ukurannya tidak pas, terlalu besar, terlalu kecil. Lalu dia tetap memaksakan untuk memakainya. Tentu saja pemaksaan ini tidak baik. Mata kita boleh suka tetapi ternyata tidak pas dengan kita. Dan jika dipaksa untuk memakainya tentu bisa menjadi rusak atau telihat kebesaran.

Bagi yang lain mungkin apa yang terlihat di etalase tadi tidak menarik dia mencari pakaian lain di dalam toko. Dia yakin ada pakaian lain yang lebih bagus yang akan ditemukannya walaupun tidak terpajang di etalase. Mungkin tidak langsung ketemu tapi dia terus mencari dan mencari hingga akhirnya bertemu dengan pakaian yang ia suka. Lalu proses fit and proper test dilakukan lagi. Kadang kala dia bertanya kepada temannya, apakah pakaian tersebut cocok untuknya ? Temannya mungkin menjawab “ya” dan dia segera menuju kasir. Mungkin juga jawaban temannya “ tidak” ,tapi dia tidak peduli karena dia tahu dia yang akan mengenakan pakaian tersebut atau bagi yang lain mungkin akan mengurungkan niatnya dan menyesal setelah pakaian tersebut dibeli orang lain.

Nah sekarang apa analoginya?
Yang terpajang di etalase adalah orang-orang yang menonjol ke permukaan,,yang dikenal orang,,sedangkan yang berada di dalam toko bisa jadi orang-orang yang tidak atau belum kita kenal. Orang yang menabug dahulu hampir sama dengan orang yang terus berjuang untuk mendapatkan seseorang yang menurutnya pas tadi . ketika ukuran tidak pas diibaratkan jika seseorang tersebut sangat indah di mata kita,sangat ingin untuk memilikinya tetapi tidak sesuai dengan kita,baik sifat,kepribadian,pikiran atau lainnya.

Kemudian mengenai pendapat orang lain yang setuju dengan pilihan kita tentu kita akan merasa sangat senang dan bagi mereka yang mendapat jawaban “tidak” bisa jadi ikut mengurungkan niatnya dan yang lain tidak perduli dengan pendapat yang lain karena itu yang terbaik untuknya.

Mungkin ada banyak cerita lain lagi yang terjadi dalam proses pemilihan ini,, ada yang setelah suka pada pakaian tertentu begitu melihat yang lain dia pun tergoda,,ada yang mengambil pakaian yang tadinya akan diambil orang lain,,
Cerita ini mungkin mengena di hati beberapa orang , tetapi tidak bagi orang lain bahkan tidak masuk akal.Pencarian jodoh ini tentu saja tidak sesimpel seerti cerita ini karena banyak hal lain yang menjadi pertimbangan kita. Ya semua terserah pembaca karena saya pun tidak tahu pasti,,karena saya pun belum menemukan pakaian saya dan masih mencari tapi saya yakin akan ada pakaian yang pas untuk saya ,entah itu yang di etalase atau yang di dalam toko. Entah saya harus menabung dahulu atau bisa langsung mendapatkannya. Yang pasti sudah ada pakaian –pakaian yang menurut saya pas tapi saya harus menjalankan semua proses seperti cerita di atas.

Semua punya ceritanya,,hingga akhirnya mendapatkan yang pas di hati,,sekali lagi ini tentang rasa.

Wednesday, October 13, 2010

tahun ke 24

Kemaren ulang tahun aq yang ke 24..semakin dewasa ( alih’’ bilang semakin tua hehe)…
Yg ngucapin tepat pk 12 teg adikku tersayang mega disusul kemudian oleh pacarny rasyid hoho, paginya papa n mama aq..senangnya 
Dan seperti biasa ritual sederhana yg selalu kita lakuin kl ad yg ultah papa aq pasti beliin makanan dan kemaren qt merayakany dengan sate padang,,sederhana namun bermakna ^^

Well ulang tahun merupakan salah satu hari yg aq tunggu,,soalny d hari itu banyak sekali yg berdoa untuk kita..dan dengan banyakny doa itu semoga Allah berkenan mengabulkan permintaan kita…Amiiin
Seneng banget banyak sahabat yng ngucapin n ngasih doa baik melalui sms maupun fb,,,tp heran kok ga ad yg ngucapin lwt BBM y? ahahhahaa ( belum punya uniiii wkwkkw)…

Bwt semua aq mohon doany terus ya agar tahun ini aq bisa mendaat pekerjaan yg baik d Palembang dan tahun depan aq bisa melaksanakan pernikahan..Amiiiiin ya Rabb

Selayaknya orang yang berulang tahun,aq jg menyusun rencana’’ postif untuk kebaikan ke depannya..di antarany bisa semakin bertakwa pada Allah,,menjadi muslimah yang sebenarnya,mulai lagi untuk membuat to do list tiap harinya, bangun lebih pagi walaupun ga ad kuliah hhihi dan bisa menjaga hati dan kata-kata yg keluar dari mulut…

Hmm sekian dulu ya berita dari saya,,thx bwt semua atas doa dan supportny..
Love u all :-*